Showing posts with label indonesia. Show all posts
Showing posts with label indonesia. Show all posts

Wednesday, December 18, 2013

Klub Lokal Indonesia Pernah Mengalahkan Arsenal 2 0

 Dulu, tim nasional PSSI sering kebanjiran tamu hebat. Mulai dari Dinamo Moskow dengan Vladimir Bubukin-nya, Santos dengan Pele-nya, tim nasional Uruguay, PSV Eindhoven atau Feyenoord. Dua klub Inggris Stoke City dan Queen’s Park Rangers, Brno (Ceko), Kristiansand (Norwegia), Ebsbjerg (Denmark) juga pernah datang.

Ketika di bulan Juni 1983, Arsenal melawat ke Indonesia. Reputasi klub elite London kala itu belum senyaring sekarang. Di Inggris saat itu adalah eranya Liverpool, Nottingham Forest atau Aston Villa, yang salah satu bintangnya kini menjadi pelatih nasional Indonesia.

Siapa lagi kalau bukan Peter Withe. Gol tunggalnya ke gawang Bayern Muenchen mengantarkan klub asal Birmingham meraih trofi Piala Champion 1981/82.


The Gunners, datang dengan diperkuat kiper legendaris Pat Jennings, dua pemain nasional Inggris Kenny Sansom, dan Graham Rix serta si legenda hidup David O’Leary, datang ke negeri khatulistiwa dengan tujuan utama berlibur ke Bali.
 
Mereka menang 3-0 atas PSMS Plus di Medan, 5-0 atas PSSI Selection di Senayan, namun yang terjadi kemudian, tepatnya pada 17 Juni 1983 saat lawan juara Galatama, Niac Mitra di Surabaya, sungguh membelalakkan mata. Arsenal kalah 0-2! Ini jauh lebih hebat dari Marzuki Nyak Mad cs. saat menahan PSV dengan Eric Gerets dan Ruud Gullit-nya 3-3 di Senayan.

Menurut Kompas waktu itu, banyak yang mencibir kekalahan Arsenal sengaja dibuat. Salah satunya lantaran mainnya jam 2 siang! Atau diusirnya Alan Sunderland oleh wasit Ruslan Hatta. Publik Stadion 10 Nopember menyebut dua pemain Singapura, kiper David Lee dan Fandi Ahmad, sebagai pahlawan kota pahlawan.

Fandi, yang usai membela Niac Mitra ditransfer ke Groningen, membuat gol di menit 37, sebelum ditutup Joko Malis di menit 85. Jangan kan Persija yang kalah dari Persebaya di partai pamungkas Liga Indonesia belum lama ini, Inggris saja selalu menderita di Surabaya. November 1945, komandan perang Brigjen Mallaby tewas terbunuh oleh para pejuang dalam “Battle of Soerabaia”. Lalu Juni 1983 giliran Arsenal yang dibekap Niac Mitra.



Data dan fakta :
Niac Mitra VS Arsenal (2:0)
tanggal : 16 Juni 1983
Stadion 10 November, Surabaya
pencetak gol: Fandi Ahmad 37, Joko Malis 85


Susunan Pemain:
Niac Mitra : David Lee, Budi Aswin, Wayan Diana, Tommy Latuperissa, Yudi Suryata, Rudy Kelces, Rae Bawa/Yusul Male, Joko Malis, Hamid Asnan/Syamsul Arifin, Fandi Ahmad, Dullah Rahim/Yance Lilipaly

Arsenal : Pat Jennings, Colin Hill/Stewart Robson, David O’Leary, Chris Whyte/Lee Chapman, Kenny Samson, Brian Talbot, Alan Sunderland, Paul Davis, Brian McDermott, Raphael Meade/Terry Lee, Graham Rix







Sumber : kaskus
ReadFull Article ..

Wednesday, November 6, 2013

Jenis jenis Lovebird di Indonesia

Lutino Mata Merah
Lutino Mata Hitam



Hitam pala hitam
cobalt dan Violet

Pastel putih
Hitam pala putih
Pastel kuning
Olive
Anakan umur 10 hari



ReadFull Article ..

Saturday, November 2, 2013

Inilah Kata kata Justin Bieber yang Dianggap Menghina Indonesia

justin bieber
Justin Bieber

Inilah Kata-kata Justin Bieber yang Dianggap Menghina Indonesia. Perkataan justin bieber yang menyinggung indonesia. Omongan justin bieber yang heboh di permasalahkan. Justin Bieber baru saja menyinggung fans-fansnya di Indonesia. Dia menyebut Indonesia sebagai negara tidak jelas atau some random country saat berada di London untuk memperkenalkan album terbarunya, Believe. Kontan saja banyak yang tersinggung dengan pernyataan Justin tersebut, khususnya para fans di Indonesia. Pernyataan Justin pertama kali dimuat oleh tabloid Daily Mirror Inggris dalam sebuah artikel yang berjudul “Justin Bieber launches charmless offensive in London to plug his new album”. 

Artikel yang dimuat 25 April kemarin itu jelas-jelas menyebut Indonesia sebagai Negara Tak Jelas atau antah berantah. Pernyataan penghinaan itu muncul saat Justin memperdengarkan tiga lagu terbarunya di launching album tersebut. Namun, belum selesai lagu-lagu itu diputar, Justin langsung menghentikannya karena jengkel gara-gara kualitas suara rekaman lagu-lagu tersebut sangat jelek. Justin merasa suaranya di situ fals. 

Biar tak malu, Justin pun memberi alasan kenapa kualitas suara rekaman lagunya buruk. Kata si Bieber, “I was in some random country”. Sang manajer, Scott Braun, langsung menyela dan menyebut negara yang dimaksud adalah Indonesia. “I recorded it in a studio”, lanjut Justin. Kemudian ditambah lagi dengan pernyataan pedasnya, “Some little place. They didn’t know what they were doing”. Justin menganggap orang-orang yang berada di studio rekaman tersebut tak tahu atas apa yang mereka lakukan, atau dengan kata lain “Tak profesional”. 

Atas pernyataan Justin yang menghina itu membuat para fans-nya di Indonesia marah dan tersinggung. Nasionalisme dan rasa cinta tanah air pun menggelora di dada mereka. Seburuk apa pun negeri ini, Indonesia tetaplah negara yang mereka banggakan. Mereka pun menghujat Justin habis-habisan di twitter dan media sosial lainnya. Salut memang dengan rasa nasionalisme mereka itu walau saya tahu banyak di antara mereka yang tak lagi menghargai nilai-nilai budaya Indonesia, gaya hidup yang kebarat-baratan, dan terlalu mengagungkan semua hal yang berbau barat. Bahkan ada yang menganggap kalau budaya di Indonesia itu terlalu tradisional, ketinggalan zaman, dan tak modern. 

Sebenarnya, pernyataan Justin Bieber itu ada benarnya juga. Jadi tak perlu marah atas pernyataan si Bieber itu. Negeri ini memang tak jelas, tak ada lagi yang jelas di negeri ini. Hukum makin tak jelas, wakil rakyat tak jelas membela kepentingan siapa, dan pemberantasan korupsi pun makin tak jelas. Jadi, untuk apa marah dengan pernyataan si Bieber itu, toh kenyataannya memang demikian. Yang penting sekarang, buatlah Indonesia itu lebih baik, lebih bermartabat, lebih terhormat biar pernyataan si Bieber itu tak terulang lagi di masa depan.
ReadFull Article ..

Sunday, October 27, 2013

Inilah Senjata Sniper Buatan Indonesia yang Dapat Menembus Tank

Senapan penembak jitu antimaterial menjadi salah satu keperluan utama pada pertempuran era modern, terutama untuk menghajar pasukan musuh yang berlindung di balik material. Menyadari perkembangan ini, PT Pindad pun tak mau ketinggalan, mereka sudah memproduksi dengan nama Senapan Penembak Runduk-2 (SPR-2).


SPR-2 diharapkan mampu menjadi salah satu produk senjata unggulan dalam negeri 2007, yang kehadirannya dapat menjadi varian produk impor sejenis asal Yugoslavia, Black Arrow M93. Kedua senapan antimaterial ini sama-sama menggunakan peluru kaliber 12,7 mm x 99 (umum pula disebut kaliber .50) dengan isian magasen lima peluru.

Kehadiran SPR-2, membuat produk serupa yang sudah muncul dan dipergunakan berbagai angkatan bersenjata di dunia, menjadi sedikitnya 25 jenis. Sebelumnya, sudah ada produk sejenis, misalnya Gepard M1/M2 (Hongaria, kaliber .50), Barret M82, M90 dan M95, M99, serta M-107 (Amerika, kal .50), SVN-98 (Rusia, kaliber 12,7 mm x 108), Steyr IWS-2000 (Austria, kal .50 dan 12,7 mm x 108), PGR UM-Hecate (Prancis, kal .50), AI AS (Inggris, kal .50), NTW-20 (Afrika Selatan, kal 20 mm), dll.

Menurut Desain Ghrapic Divisi Senjata PT Pindad, Dede Tasiri, senada engineer Nana Mulyana, diharapkan dapat memberikan efisiensi bagi TNI jika dibandingkan produk impor. Dari hitungan, produksi SPR-2 harga lebih murah dan fungsi sama hebatnya, apalagi jika dibandingkan Black Arrow M93 yang harganya di atas Rp 1 miliar per pucuk dan diketahui banyak yang sudah rusak.


Senjata sniper buatan pindad ini dibuat dalam 3 versi yaitu SPR1, SPR2, dan SPR3.

SPR 1 ini mempunyai peluru kaliber 7,62mm dengan jarak akurasi 900 meter , Kendati terilhami produk-produk senapan antimaterial yang sudah ada, namun menurut Dede, kehadiran SPR-2 cenderung desain sendiri dari PT Pindad. Walaupun pada sebagian sosok, masih mengambil desain dari Black Arrow M93 dan NTW-20 (Afrika Selatan).

"SPR-2 pada jarak tembak efektif mampu menembus lapisan baja dengan ketebalan sampai 2 cm pada jarak 500 meter. Pengoperasian dengan sistem bolt action bukan berarti SPR-2 kalah modern, namun diharapkan memiliki kelebihan karena akurasi biasanya lebih jitu," sedangkan SPR3 mampu menembus baja setebal 3 cm dengan jarak 700 meter.

ReadFull Article ..

Blackberry Porsche Hadir di Indonesia

Bagi anda penggemar Blackberry namun ingin sebuah ponsel Blackberry yang memiliki nilai tersendiri dan terlihat lebih premium maka Blackberry Porsche nampaknya cocok bagi anda. Memiliki desain yang elegant dan terbuat dari material yang lebih kokoh dan terkesan mewah. Dibawah ini kami sajikan kutipan beritanya.


BlackBerry Porsche dengan balutan warna hitam kini telah hadir di Indonesia, menyusul versi pertamanya yang berwarna silver. Tampil dengan disain menarik, di mana warna hitam membalut semua permukaannya, BlackBerry P9981 Porsche Design ini dapat dibedakan melalui bentuk linear dan tampilan murninya yang dikombinasikan dengan teknologi yang inovatif.

Warna hitam pada smartphone ini diklaim menciptakan tampilan gaya baru dengan mengambil desain produk yang luar biasa dan bahan yang berkualitas tinggi. P9981 berwarna hitam ini terdiri dari kerangka baja stainless yang terbungkus plastik hitam dengan tutup belakang dari bahan kulit yang dibuat langsung dengan tangan. Kelebihan yang mencolok adalah keyboard QWERTY khusus berwarna hitam dan layar sentuh dengan tampilan sebening kristal.

99e3eab6022d329e0e6753d6b940eb9b

BlackBerry P9981 Porsche Design ini dijalankan pada platform yang sangat kuat dengan prosesor 1,2GHz dan dapat merekam video HD, serta memiliki resolusi tinggi 24-bit grafis dengan sensor modern yang kompatibel dengan aplikasi Augmented Reality terbaru.

BlackBerry P9981 hitam ini juga memiliki 8 GB memori internal dan 16 GB dari kartu micro SD. Kapasitas memori dapat diperluas hingga total 40 GB. Smartphone ini juga hadir dengan menggabungkan sistem operasi versi 7.1 dengan browser generasi terbaru, yang kini menjadi salah satu yang terbaik di pasar untuk memastikan pengalaman berselancar yang cepat dan lancar. Dengan teknologi Liquid Graphics smartphone ini juga mampu menampilkan grafis yang halus dan beresolusi tinggi.

Pada bulan Mei 2012, para juri dari ajang penghargaan bergengsi Plus X Award memilih smartphone BlackBerry P9981 Porsche Design sebagai

Disalurkan melalui mitra resmi BlackBerry, yakni PT Teletama Artha Mandiri, versi hitam dari ponsel yang pernah meraih penghargaan sebagai ‘Smartphone of the Year 2012’ pada ajang Plus X Award ini ditawarkan dengan banderol Rp21.888.888.
ReadFull Article ..